Diego Maradona, Ikon Sepakbola Penuh Sensasi

Siapa tak kenal dengan Diego Maradona, mantan pesepakbola Argentina itu menorehkan banyak sejarah dan prestasi. Pantas kalau dia disebut sebagai ikon sepakbola yang selalu diingat dan dijadikan panutan. Bahkan Argentina sampai mengabadikannya sebagai nama Stadion sepakbola, dan diapun mendapat walk of fame yang sangat prestisius. Bagaimana perjalanan hidup sang pencetak gol tangan tuhan itu?

Diego Maradona

Dari Maskot Klub Hingga Jadi Pahlawan

Pria kelahiran Buenos Aires 59 tahun lalu itu memulai karirnya sebagai pemain junior di klub Agentinos Junior. Menurut sejumlah berita bola Argentina, disana dia sempat menjadi maskor pertandingan yang dijuluki Los Cebollitas. Dia akan bergoyang-goyang menggunakan kostum bawang ketika jeda pertandingan.

Karirnya berlanjut pada usia 21 tahun saat membela Boca Juniors di tahun 1981, dan setahun kemudian menjadi pemain Barcelona dengan nilai transfer termahal saat itu karena penampilannya yang ciamik saat bersama Boca yaitu mencapai 5 juta poundsterling. Setelah itu diapun melanglang buana ke sejumlah klub seperti Napoli, Sevilla, dan kembali ke Boca Juniors.

Maradona semakin dikenal dan jadi pahlawan timnas Argentina saat piala dunia 1986, dimana dia mencetak gol spektakuler yang dikenang sepanjang masa kontra Inggris karena berjuang sendiri melawan lima pemain Inggris hingga akhirnya membobol gawang. Di laga itu pula kepopulerannya memuncak karena gol “tangan tuhan” yang fenomenal walau banyak dikritik.

Karir Menurun Akibat Narkoba

Seandainya Maradona bisa bermain dengan baik, mungkin bukan hanya 292 gol dari 583 pertandingan yang mampu dihasilkannya. Tapi sayang karirnya harus hancur akibat ketergantungan pada Narkoba, menurut berita bola tentang pemain bernomor punggung 10 itu, kecanduannya dimulai sejak tahun 1990 saat ketahuan menggunakan kokain ketika membela Napoli dan dilarang bermain selama 15 bulan.

Bukannya berhenti, mantan kapten Timnas Argentina itu kembali melakukan hal yang sama saat membela Sevilla. Dia menjadi sering terkena sanksi akibat kecanduan sampai akhirnya memutuskan gantung sepatu tahun 1997. Meskipun demikian kiprahnya tetap dikenang, bahkan usai pensiun dia sempat ditunjuk jadi pelatih Timnas Argentina tahun 2008 hingga 2010.

Meskipun perjalanan karirnya diwarnai hal kurang baik akibat terjebak dunia hitam narkoba, namun Maradona tetap diingat sebagai salah satu ikon sepakbola dunia. Berita bola juga masih terus mengikuti perjalanan hidupnya yang hingga saat ini masih bersinggungan dengan menggocek bola baik itu sebagai pembicara hingga menjadi bagian manajemen timnas Argentina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *